Harga & tagihan 3 menit baca
Biaya Tersembunyi yang Menggerus Margin Anda
Biaya kecil yang jarang dihitung saat menentukan harga, dari kemasan sampai komisi aplikasi, dan cara menemukannya di catatan Anda.
Harga jual di banyak usaha kecil dihitung dari bahan baku saja. Bahan sekian, dijual sekian, selisihnya dianggap untung. Di atas kertas marginnya terlihat sehat, tapi di akhir bulan uangnya tidak sebanyak yang dibayangkan. Biasanya penyebabnya adalah banyak biaya kecil yang tidak pernah masuk hitungan.
Biaya yang melekat di setiap penjualan
Sebagian biaya muncul setiap kali satu barang terjual, tapi tidak ada di nota pembelian bahan. Per transaksi nilainya kecil, jadi gampang terlupa.
Contohnya sebuah kedai kopi dengan dua karyawan. Segelas kopi susu dijual Rp 25.000, dan bahannya (kopi, susu, gula aren, es) sekitar Rp 9.000. Kalau diminum di tempat, sisa Rp 16.000 per gelas.
Kalau gelas yang sama dijual lewat aplikasi pesan antar, hitungannya lain. Ada gelas plastik, tutup, sedotan, dan kantong, totalnya sekitar Rp 2.500. Lalu aplikasi memotong komisi dari harga jual. Besarnya tergantung platform dan kesepakatan, anggap saja 20%, berarti Rp 5.000. Sisanya tinggal Rp 8.500, hampir separuh dari penjualan di tempat.
| Di tempat | Lewat aplikasi | |
|---|---|---|
| Harga jual | Rp 25.000 | Rp 25.000 |
| Bahan | Rp 9.000 | Rp 9.000 |
| Kemasan | Rp 2.500 | |
| Komisi aplikasi | Rp 5.000 | |
| Sisa per gelas | Rp 16.000 | Rp 8.500 |
Pemilik kedai yang tidak memisahkan hitungan ini akan merasa senang melihat pesanan online naik, tanpa sadar bahwa setiap gelas online menyumbang jauh lebih sedikit.
Potongan yang tersebar di mutasi bank
Lalu ada potongan kecil yang diambil langsung dari rekening atau dari dana yang masuk, misalnya biaya admin bulanan rekening, biaya transfer antarbank, potongan dari pembayaran digital, dan biaya pencairan dana dari marketplace atau payment gateway.
Satu per satu nilainya kecil. Tapi usaha yang menerima ratusan pembayaran sebulan bisa kehilangan jumlah yang lumayan dari potongan-potongan ini. Masalahnya, biaya ini tidak pernah muncul sebagai tagihan. Yang Anda lihat hanya uang masuk yang sedikit lebih kecil dari harga jual.
Langganan juga masuk kelompok ini: aplikasi kasir, penyimpanan online, software desain, paket internet tambahan. Sering ada langganan yang sudah tidak dipakai tapi masih terus terpotong setiap bulan.
Biaya dari barang yang tidak jadi uang
Barang rusak, kedaluwarsa, hilang, atau dikembalikan pelanggan adalah biaya juga, meskipun tidak ada uang yang keluar hari itu. Uangnya sudah keluar saat barang dibeli, tapi barangnya tidak pernah terjual.
Untuk penjual online, retur lebih mahal lagi. Ongkos kirim baliknya kadang ditanggung penjual, dan barang yang kembali belum tentu masih layak dijual. Kalau tingkat retur Anda tinggi, margin per barang yang terlihat bagus di awal bisa habis.
Promo ongkos kirim gratis juga sering luput. Kalau sebagian ongkirnya Anda yang menanggung, itu harus dihitung sebagai pengurang margin, bukan dianggap biaya pemasaran yang terpisah dari harga.
Cara menemukan biaya yang tidak terlihat
Mulailah dari satu produk yang paling laku. Telusuri semua yang keluar dari saat barang dibeli sampai uangnya masuk ke rekening. Tulis semuanya, sekecil apa pun. Biasanya ada dua atau tiga pos yang belum pernah Anda hitung.
Buka mutasi rekening satu bulan dan tandai setiap potongan yang bukan pembelian barang atau pembayaran gaji. Jumlahkan. Totalnya sering lebih besar dari dugaan Anda.
Hitung margin per kanal penjualan, bukan satu angka gabungan. Penjualan di toko, di marketplace, dan di aplikasi pesan antar punya struktur biaya yang berbeda. Bisa jadi kanal yang paling ramai justru yang untungnya paling tipis.
Periksa daftar langganan setiap beberapa bulan, lalu hentikan yang tidak dipakai.
Biaya tersembunyi jarang bisa dihapus semua. Komisi aplikasi tetap harus dibayar kalau Anda mau berjualan di sana. Tapi setelah biayanya terlihat, Anda bisa mengambil keputusan yang lebih masuk akal, misalnya memasang harga berbeda untuk pesanan online atau mendorong pelanggan tetap untuk memesan langsung.