Lompat ke konten utama
Kanafin Chat via WhatsApp
Semua artikel

Operasional 4 menit baca

Membedah Potongan Marketplace: Komisi, Biaya Admin, dan Lainnya

Jenis-jenis potongan yang mengurangi uang penjualan Anda di marketplace, dan cara membaca rinciannya.

Harga yang dibayar pembeli di marketplace tidak sama dengan uang yang masuk ke saldo penjual. Di antara keduanya ada beberapa lapis potongan. Sebagian jelas terlihat, sebagian tersebar di laporan yang jarang dibuka. Kalau Anda tidak tahu potongan apa saja yang berlaku, Anda juga tidak tahu margin Anda yang sebenarnya.

Persentase dan nama biayanya berbeda di tiap platform dan sering berubah, jadi angka resminya tidak kami tulis satu per satu di sini. Yang lebih berguna adalah tahu jenis-jenis potongannya, supaya Anda tahu apa yang dicari di laporan penjualan Anda sendiri.

Komisi dan biaya administrasi

Marketplace mengambil bagian dari setiap pesanan yang berhasil, sebagai bayaran untuk tempat berjualan. Namanya bisa komisi, biaya admin, atau biaya layanan penjual. Besarnya biasanya tergantung kategori produk dan jenis toko, misalnya toko biasa atau toko dengan status resmi.

Potongan ini umumnya dihitung dari nilai pesanan, jadi makin mahal produk, makin besar rupiahnya. Cek juga apakah ongkos kirim ikut masuk dasar hitungnya. Kalau ikut, potongannya sedikit lebih besar dari perkiraan Anda.

Biaya program yang Anda ikuti

Banyak penjual ikut program seperti gratis ongkir atau cashback supaya produknya lebih menarik. Program ini tidak gratis untuk penjual. Biayanya dipotong dari setiap pesanan, biasanya dalam bentuk persentase tambahan, kadang dengan batas maksimal per pesanan.

Yang sering terjadi, penjual mendaftar sekali lalu lupa. Berbulan-bulan kemudian potongannya masih jalan, padahal manfaatnya untuk penjualan belum tentu sebanding. Periksa program apa saja yang aktif di toko Anda setidaknya setiap beberapa bulan.

Biaya transaksi, voucher, dan iklan

Potongan berikut lebih jarang diperhatikan:

  • Biaya transaksi atau pembayaran. Sebagian platform membebankan biaya pemrosesan pembayaran ke penjual.
  • Voucher toko. Kalau Anda membuat voucher diskon dari toko sendiri, nilainya Anda tanggung penuh. Ini berbeda dengan voucher yang dibiayai marketplace.
  • Iklan. Biaya iklan biasanya dipotong dari saldo iklan yang Anda isi terpisah, atau langsung dari saldo penjual. Karena tidak muncul di rincian per pesanan, iklan paling sering terlupa saat menghitung margin.
  • Selisih ongkos kirim. Kadang ongkir yang ditagihkan kurir berbeda dari yang dibayar pembeli, dan selisihnya dibebankan ke penjual.

Aturan pajak untuk penjual online juga bisa berubah. Periksa apakah ada baris potongan pajak di laporan penghasilan Anda, dan tanyakan perlakuannya ke orang yang paham pajak.

Contoh satu pesanan

Seorang penjual baju di marketplace menjual satu kemeja seharga Rp 200.000. Dia ikut program gratis ongkir dan memasang voucher toko. Rincian potongannya kira-kira seperti ini (angka fiktif, hanya untuk ilustrasi):

KeteranganJumlah
Harga jualRp 200.000
Komisi dan biaya admin(Rp 14.000)
Biaya program gratis ongkir(Rp 8.000)
Biaya transaksi(Rp 3.000)
Voucher toko(Rp 10.000)
Dana yang cairRp 165.000

Total potongannya Rp 35.000, atau sekitar 17,5% dari harga jual. Itu belum termasuk iklan. Kalau bulan itu dia menghabiskan Rp 1.000.000 untuk iklan dan menjual 100 kemeja, ada tambahan Rp 10.000 per kemeja. Jadi dari Rp 200.000, yang benar-benar tersisa untuk menutup harga modal dan biaya lain hanya Rp 155.000.

Kalau harga modal kemeja itu Rp 120.000, labanya per potong Rp 35.000, bukan Rp 80.000 seperti yang terlihat kalau hanya membandingkan harga jual dan modal.

Di mana melihat rinciannya

Setiap marketplace menyediakan laporan penghasilan atau laporan dana di seller center. Di sana biasanya ada rincian per pesanan: harga, setiap jenis potongan, dan jumlah yang dilepas ke saldo. Laporan ini bisa diunduh, umumnya dalam format Excel atau CSV.

Biasakan membuka laporan ini setiap bulan, bukan hanya melihat angka penjualan di dashboard. Angka di dashboard biasanya menunjukkan nilai pesanan, sedangkan yang membayar biaya usaha Anda adalah dana yang cair. Kalau Anda berjualan di lebih dari satu marketplace, format laporannya berbeda di tiap platform. Pelajari satu per satu, karena dari laporan inilah Anda bisa melihat program mana yang potongannya tidak sebanding dengan tambahan penjualannya.

Anda urus usahanya, kami urus pembukuannya

Mulai dari Rp 2 juta per bulan, kontrak bulanan.

Chat via WhatsApp